Fahri Hamzah Ajak Mahasiswa UGM Demo Rektornya

Fahri Hamzah Ajak Mahasiswa UGM Demo Rektornya

Ust Abdul Somad/ Net

Fahri Hamzah Ajak Mahasiswa UGM Demo Rektornya


Demuslim.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyarankan mahasiswa Universitas Gadjah Mada mendemo rektornya sendiri.

Fahri Hamzah menilai bahwa mahasiswa perlu intropeksi diri. Jangan sampai mahasiswa hanya berani demo isu yang terlalu jauh, tapi lupa substansi permasalahan di kampusnya sendiri.


Lewat akun twitternya kamis malam (10/10), Fahri melontarkan sikapnya.

“Saya usulkan mahasiswa lebih baik mendemo rektornya masing2 daripada mendemo presiden atau DPR...ibarat pepatah: “Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak.”. Kampus kita perlu introspeksi.

Tweet Fahri Hamzah ini adalah bentuk protesnya terhadap sikap kampus menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad saat akan mengisi kuliah umum di kampus universitas Gadjah Mada yang rencananya dilaksanakan hari Sabtu (12/10).

Sayangnya acara tersebut dibatalkan setelah diterbitkan surat pembatalan dari pihak rektorat hari Rabu kemarin.

Alasan paling mendasar yang diungkapkan oleh takmir masjid, Mashuri maschab, bahwa  penolakan UAS adalah sikap ketidaksukaan pihak UGM terhadap dai kondang itu.

 Alasan lainnya, menurut Masyuri, juga disebabkan oleh tekanan alumni.

Kita harus berterus terang, UGM tidak menyukai UAS," kata Mashuri sebagaimana dikutip Republika di kediamannya, Sleman, Rabu (9/10).

Selain itu, Mashuri juga mempertanyakan, apakah alumni yang dimaksud pihak kampus itu pernah menyumbang ke masjid atau tidak, sampai berani menekan pembatalan acara di masjid.

Menanggapi upaya tekan menekan dalam kebijakan itu, Fahri Hamzah menilai, bahwa sikap itu serupa rantai panjang. Saling menekan dari atas sampai ke lapisan paling bawah.

“Kampus2 kita ini sedang bermasalah. Mahasiswanya lagi tertidur pulas: rektor diangkat presiden, rektor takut sama Dikti, Dikti takut sama presiden. Dekan menekan dosen tidak boleh kritis, dosen menekan mahasiswa supaya tidak demo. Ini lebih memerlukan perhatian mahasiswa.”

Lebih lanjut Fahri Hamzah mengajak mahasiswa untuk berani menyuarakan kebebasan mimbar.  Karena dinilainya kampus sudah anti pada reformasi. Kebebasan mimpar telah hilang. Mahasiswa kata Fahri telah luput dari isu  kebebasan ini.

“Ayo Teman2 mahasiswa , yang sadarlah..bukankah kampus terjangkit penyakit Anti reformasi? Masak tidak ada keberanian membela kebebasan mimbar? Tiba2 waktu membela KPK kayak keluar perang melawan Belanda? Dari mana ide ini sebenarnya? Mahasiswa kiri dan kanan bergabung?" tweet Fahri kemudian.

Fahri Hamzah bermaksud, bahwa demonstrasi yang diusulkan, adalah jalan untuk membersihkan Tirani di dalam kampus. Dengan begitu status reformasi di kampus kembali pada posisinya.

“Mulailah dengan membersihkan kampus dari feodalisme, lawan segala rasa takut. Duduk kembali dan bebaskan mimbar kampus dari tirani dan tekanan, intimidasi serta persekusi. Kalau itu berhasil dilakukan, jalannya reformasi akan lurus kembali.  Tulis dengan pena kita sendiri." ajak Fahri.
LihatTutupKomentar