DeMuslim Community Gelar Talkshow "Be The Best Version of Myself"
SOLO – DeMuslim Community melaksanakan acara talk show "Be The Best Version of Myself", yang sekaligus launching program De Muslim School of Islamic Civilization yang diselenggarakan di Sparta Resto & Coffee, SMKN 4 Surakarta pada Ahad (8/2/2026). Acara yang berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta dari wilayah Solo Raya dan sekitarnya.
Acara berlangsung khidmat, dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 11-15. Penggalan ayat ke-11 yang bermakna, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri,” menjadi renungan sekaligus penyemangat bagi peserta untuk terus bertumbuh dan mengembangkan potensi diri. Selain itu, lagu Indonesia Raya juga dinyanyikan bersama dengan penuh semangat oleh seluruh peserta, sebagai wujud nasionalisme alias kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setelah tilawah dan menyanyikan lagu kebangsaan, program spesial "De Muslim School of Islamic Civilization" secara resmi diluncurkan oleh pembina komunitas, Kak Afifah Afra, yang sekaligus menjadi salah satu pembicara. Menurut Kak Afra, program ini diluncurkan dengan tujuan mulia, yakni membentuk agen perubahan yang berkarakter, berdaya, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, khususnya di kalangan muslimah.
Sebagai selingan penyegar suasana, dua relawan panitia membawakan lagu Manusia Kuat karya Tulus yang berhasil membangkitkan semangat peserta serta menciptakan suasana hangat dan penuh antusiasme. Panitia juga mengajak peserta menyanyikan bersama lagu "Menjadi Diriku" karya Edcoustic yang sangat relevan dengan kegiatan tersebut.
Adapun Talk show dengan tema "Be The Best Version of MySelf" menghadirkan 2 pemateri yang sangat kompeten, yaitu Prof. Dr. Eny Purwandari, S.PSi., M.Si., yang merupakan guru besar ilmu kesehatan mental Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta; serta Kak Afifah Afra, seorang penulis profesional dan pegiat literasi.
Dalam pemaparannya, Prof. Eny Purwandari menekankan pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri sebagai langkah awal dalam menemukan makna hidup dan peran yang dijalani, baik secara personal maupun dalam lingkup organisasi. Beliau menekankan, bahwa untuk mendapatkan diri dalam versi terbaik, perlu dimulai dengan konsep diri yang positif. Sesi Prof. Eny terasa semakin interaktif karena disertai dengan berbagai kegiatan refleksi yang membuat para peserta merasa semakin bersemangat untuk memahami diri sendiri, baik kekurangan maupun kelebihannya.
Sesi ice breaking yang dipandu relawan dilakukan di jeda materi. Berbagai hiburan dan game segar membuat peserta tetap antusias dan terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan.
Sementara itu, di sesi kedua, Kak Afifah Afra atau yang memiliki nama asli Yeni Mulati S.Si, M.M, M, Psi, menyampaikan materi bertema MBA Growth Cycle. Menurutnya, untuk bisa menjadi sukses, orang harus memiliki M (meaning), B (Beliefs), dan A (Action). Kak Afifah Afra menjelaskan sebuah teori menarik dari Viktor Frankl, bahwa setiap harus bisa menemukan makna dalam hidupnya. Mencari makna hidup itulah sejatinya tujuan hidup seseorang. Dan, setiap individu memiliki kebebasan dalam memaknai hidupnya, namun kebebasan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab atas pilihan dan dampak yang ditimbulkan.
Selain itu, menurut Kak Afra, memberbaiki keyakinan yang salah sebenarnya merupakan 'healing' itu sendiri. Sebab, permasalahan mental seringkali muncul justru karena kesalahan dalam keyakinan atau beliefs. Keyakinan dalam hal ini tidak hanya keyakinan tentang esensi Allah SWT, tetapi juga keyakinan terhadap diri sendiri yang disebut sebagai efikasi diri. Kak Afra memaparkan teori dari Bandura, bahwa efikasi diri yang kuat merupakan sebab kesuksesan seseorang.
Action juga tak kalah penting, karena visi tanpa aksi adalah halusinasi. Untuk bisa memiliki aksi yang baik, seseorang harus memiliki regulasi diri yang baik. Jadi, meaning, belief dan action merupakan racikan menu untuk menjadi 'the best version of myself.'
Sebagai penutup, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk melakukan refleksi bersama mengenai pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga berjalan tak kalah seru. Hampir semua peserta aktif memberikan tanggapan, sehingga terasa betul aura kebahagiaan dari mereka. Sesi ini diharapkan dapat membantu peserta merumuskan langkah konkret dalam pengembangan diri ke depannya.
Penulis: Syahidah D Nissa (relawan De Muslim Community)
.png)



Posting Komentar untuk "DeMuslim Community Gelar Talkshow "Be The Best Version of Myself""
Posting Komentar