Kisah Zahra, Perempuan Muslim Pertama yang Lolos Ikuti Kompetisi Ice Skating Memakai Jilbab

Kisah Zahra, Perempuan Muslim Pertama yang Lolos Ikuti Kompetisi Ice Skating Memakai Jilbab

 Kisah Inspiratif Perempuan Hijaber Pertama Ikut Kompetisi Ice Skating

Kisah Inspiratif Zahra, Perempuan Muslim Pertama yang Lolos Ikuti Kompetisi Ice Skating Memakai Jilbab


Zahra benar-benar meruntuhkan tembok larangan budaya.  Sebagai perempuan yang lahir di Uni Emirat Arab, dan kini berusia 22 tahun, Zahra dinobatkan sebagai wanita pertama yang berkompetisi skala internasional konsisten mengenakan jilbab.

Dia adalah wanita pertama yang melakukannya di negara Teluk Persia.

 Tentang Mimpi

Semangat dan kekaguman Zahra terhadap skating dimulai ketika dia menonton film Disney, 'Ice Princess', ketika dia usia 12 tahun.

Karena bertekad untuk mewujudkan mimpinya, dia terus berusaha melakukan apa pun yang harus dia lakukan untuk mencapai segala target mimpi.  Bahkan ketika jadwal latihan, dia harus bangun jam 04:30 pagi dan itu rutin dilakukannya sebelum kemudian pergi ke sekolah.

Perihal Perjuangan

Sebagai wanita yang datang dari negara Muslim konservatif, ayahnya tentu tidak setuju dengan keinginannya  berkompetisi dan ayahnya meyakini bahwa keinginan Zahra bertentangan dengan budaya dan tradisi mereka.

Keputusan ayahnya itulah yang menghalangi bakat Zahra untuk mengikuti berbagai kompetisi skating selama masa remajanya.

Namun seiring waktu pada akhirnya sang ayahnya mengalah. Ayahnya menyadari bahwa Zahra memang sangat menyenangi olahraga Ice Skating.

Ayahnya pun memberikannya izin untuk ikut berkompetisi.

Bagi Zahra, olahraga itu adalah tugas yang cukup berat untuk melakukan latihan, karena olahraga ini wajib mengenakan pakaian Ice skating yang ketat.

Zahra merasah risih dengan pakaian yang mengumbar aurat. Zahra kemudian mencari ide bagaimana  berpakaian dengan olahraga yang dia minati tapi tetap sesuai dengan standar Kompetisi Ice Skating. Zahra kemudian mengenakan kain legging tebal untuk mensiasati kain tipis tembus pandang memakai renda untuk menutupi lekukan tubuh yang menonjol.

Kisah Zahra, Perempuan Muslim Pertama yang Lolos Ikuti Kompetisi Ice Skating Memakai Jilbab

Menuju Target Cita-cita

 Zahra mengakui bahwa keinginannya berawal dari satu keyakinannya bahwa bermain skating adalah seni sekaligus olahraga.  Dia percaya bahwa itu memang membutuhkan kekuatan fisik, kelenturan tubuh, dan keindahan gerakan tubuh seorang balerina.

Meski begitu, keinginannya tetap bergelora  dan berusaha tetap fokus pada tujuannya yakni menghapus segala tembok penghalang wanita selama ini. Zahra pun lolos ikut kompetisi dengan pakaian muslimah yang sesuai standar olahraga.

Meski begitu, Zahra masih memiliki deretan cita-cita besar lainnya, yakni mewakili UEA di Olimpiade Musim Dingin, di Kejuaraan Skating di empat benua dan kejuaraan dunia lainnya.

Meskipun di tahun sebelumnya Zahra memang tidak memenuhi syarat untuk Olimpiade Musim Dingin 2018, kini tahun ini Zahra telah berhasil mewujudkan cita-citanya.

Zahra benar-benar telah memecahkan segala rintangan yang dihadapinya.
Kisah Zahra, Perempuan Muslim Pertama yang Lolos Ikuti Kompetisi Ice Skating Memakai Jilbab
Pada 2017 lalu, perusahaan Nike juga pernah mempromosika Zahra dengan atlet Timur Tengah lainnya untuk ikut berpartispasi dalam sebuah film pendek inspirasional berjudul "Apa yang akan mereka katakan tentangmu?".

Pesan kuat dari film ini adalah tentang fokus pada perjuangan melampaui batasan dan batasan mimpi.

Zahra memanglah wanita yang sangat berbakat dan dia telah menunjukkan kepada kita bahwa wanita Muslim mampu melakukan apa saja. Semoga kita akan melihat lebih banyak tentang Zahra lainnya di masa depan.

 * Artikel ini ditulis oleh Ayisha Arshad dalam bahasa Inggris dan diterjemahan tim demuslim.com
LihatTutupKomentar