Ops, 3 Manfaat Ampas Kopi Ini Bikin Melongo!

Ops, 3 Manfaat Ampas Kopi Ini Bikin Melongo!

Foto: CNN.com
Mayoritas orang akan menganggap ampas kopi sebagai sampah belaka. Kaum ibu, biasanya akan ngomel-ngomel jika harus membersihkan gelas dengan ampas kopi. Selain lebih sulit dibersihkan, seringkali ampasnya menyumbat saluran pembuangan.

Ya, saat mencecap kopi, khususnya kopi tubruk, rasanya begitu nikmat saat kopi habis, tentunya akan tersisa ampas kopi. Biasanya, kita akan membuang ampas tersebut begitu saja. Padahal, ampas kopi ternyata punya banyak manfaat, lho!
Apa saja manfaat yang bisa kita ambil dari ampas kopi?

Sebagai Adsorben (Penyerap Senyawa Racun)
Apakah air tanah di tempat Anda keruh dan berbau logam? Awas, jangan-jangan air tanah tersebut terpolusi kandungan logam berat yang berbahaya. Salah satu solusinya, gunakan arang aktif dari ampas kopi sebagai adsorben, alias penyerap senyawa racun tersebut.
Sebagaimana dilansir dari voaindonesia.com (29/6/2016), ampas kopi yang dibuat sebagai arang aktif, bisa digunakan untuk menyerap logam berat pada air yang tercemar. Penelitian mahasiswa dari Universitas Jember membuktikan, bahwa ampas kopi bisa menurunkan kadar pencemaran Cadmium (Cd) hingga 50%.
Selain itu, penelitian dari Rizki dan Sanjaya (2015), sebagaimana dimuat di http://jurnal.upnyk.ac.id (retrieved 31/7/2017), ampas kopi yang dibuat arang aktif, juga terbukti mampu mengurangi kadar amonia, nitrit dan nitrat dalam limbah cair industri tahu, dan juga mampu menyerap logam besi (Fe) yang mempolusi air.
Penelitian tersebut bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan arang aktif sebagai upaya penjernihan air. Ambil dan kumpulkan limbah ampas kopi, lalu keringkan di bawah sinar matahari. Setelah itu letakkan di wadah logam, dan oven sampai benar-benar kering menjadi arang, sekitar 4 jam dalam suhu 100 derajat celcius. Arang aktif yang terbentuk dari ampas kopi bisa digunakan untuk menjernihkan air di sumur kita.

Sebagai Senyawa Antioksidan
Sebagaimana dikutip dari Stadler, et al. (1994), ternyata banyak penelitian yang menyebutkan bahwa kopi yang disangrai ternyata mampu menjadi senyawa antioksidan yang kuat dan menghambat peroksidasi lipid dalam suatu sistem model. Penelitian dari Praptiningsih dan Palupi (2015) dari Universitas Jember, menyebutkan bahwa kapsul ampas kopi, bisa untuk menghambat kerusakan yang disebabkan proses oksidasi pada susu.
Hal ini bisa menjadi inspirasi buat kita, bahwa ampas kopi bisa digunakan sebagai zat untuk mengawetkan makanan. Kita bisa memasukkan ampas kopi yang dibungkus dalam wadah tertentu untuk mencegah atau memperlambat proses pembusukan. Selain itu, ampas kopi jika bisa kita gunakan untuk agar buah atau sayur yang kita simpan di dalam kulkas tidak cepat membusuk.

Untuk Merawat Kulit
Salah satu bentuk perawatan kulit adalah proses peeling atau pengampelasan sel kulit yang telah mati dan menumpuk di atas kulit. Sel kulit mati tersebut, selain membuat kulit menjadi kusam, juga bisa menghambat peremajaan kulit. Ampas kopi, sebagaimana dikutip dari tempo.co (30/8/2016), bisa dimanfaatkan untuk proses tersebut. Caranya, campurkan ampas kopi dengan minyak zaitun, lalu gosokkan ke kulit kita, khususnya yang kasar, misal kaki. Sel kulit mati akan mengelupas dan membuat kulit menjadi lebih cerah.
Itulah beberapa manfaat ampas kopi yang jika kita nilai, mungkin bisa mengalahkan harga emas atau berlian bukan? Jadi, jangan buang ampas kopi kita! [UA].

LihatTutupKomentar